Analisis Web IMK
Tugas Akhir saya dalam mata kuliah IMK adalah menganalisis sebuah web Indonesia yaitu rumahmertua.com. Rumah Mertua merupakan sebuah boutique hotel kecil yang mempunyai sebelas kamar tidur yang nyaman dan sebuah restoran taman bernuansa Jawa tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Analisis terhadap web Hotel Rumah Mertua dilakukan berdasarkan lima komponen usability yang dikemukakan Jacob Nielsen, sepuluh kesalahan yang bertentangan dengan teori usability yang dikemukakan oleh Jacob Nielsen, tujuh belas prinsip user interface yang dikemukakan oleh Deborah J. Mayhew dalam General Principles Of UI Design, dan berdasarkan dua belas poin penting dalam membangun sebuah web sites dalam buku Prioritizing Web Usability karangan Jacob Nielsen. Pembahasan web Hotel Rumah Mertua ini tidak mencakup semua poin di atas. Pembahasan akan disesuaikan dengan kondisi yang ditemukan pada web Hotel Rumah Mertua.
Halaman Pembuka
Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan halaman pembuka pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Pada halaman pembuka sudah terdapat logo yang memberikan ciri khusus mengenai web ini, nama perusahaan sudah diberikan dengan jelas, terdapat pula slogan (tagline) yang cukup singkat, jelas, dan tepat mendeskripsikan secara singkat mengenai Hotel Rumah Mertua. Logo dan nama perusahaan merupakan identitas utama sebuah website. Identitas ini digunakan untuk menginformasikan kepada pengguna tentang web yang sedang mereka kunjungi.
- Ada dua pilihan bahasa yang disediakan oleh pengembang web yakni bahasa Indonesia (karena web ini merupakan web Indonesia) dan bahasa Inggris yang mungkin berguna bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.
- Menurut saya pada halaman pembuka web ini, white space masih belum dioptimalkan.
Banner
Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan banner pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Pada banner terdapat logo dan nama perusahaan yang sudah diletakkan dengan tepat, di tempat yang secara cepat bisa diketahui pengunjung yakni berada di pojok kiri atas (tempat terbaik untuk metode membaca dari kiri ke kanan). Logo tidak perlu terlalu besar.
- Gambar logo dan warna tulisan nama perusahaan serta tagline yang terdapat pada banner tidak sama dengan yang terdapat pada halaman pembuka. Seharusnya gambar logo dan warna tulisan nama perusahaan serta tagline dibuat sama agar user yakin masih berada pada web tersebut.
- Pada banner terdapat menu-menu utama. Penjelasan lebih lanjut mengenai menu ada pada sub-bab selanjutnya.
Menu
Pada web Hotel Rumah Mertua selain terdapat menu-menu utama pada banner juga tersedia menu pada bagian bawah body. Peletakan menu-menu utama pada web Hotel Rumah Mertua sudah tepat karena fokus mata pengguna dalam mengamati sesuatu dimulai dari bagian atas, kiri, kanan, dan terakhir adalah bagian bawah. Selain itu, menu utama merupakan informasi penting yang memberitahu user tentang apa saja yang ditawarkan web ini. Menu yang tersedia pada bagian bawah body merupakan menu tambahan. Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan menu pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Saat user memilih salah satu menu, tampilan dari menu yang dipilih tidak mengalami perubahan (misalnya perbedaan gradasi warna) yang menunjukan bahwa user sedang berada di menu tersebut. Menu-menu utama memiliki warna yang berbeda hanya pada saat kursor di arahkan padanya. Pada gambar telihat bahwa warna menu restaurant berubah warna karena kursor sedang diarahkan padanya padahal user sedang berada pada menu home. Hal ini menyebabkan pengguna kebingungan.
- Adanya ketidakkonsistenan bahasa yang digunakan. Menu-menu yang tersedia pada web ini baik menu utama pada banner maupun menu tambahan yang berada di bagian bawah body selalu menggunakan bahasa Inggris meskipun user memilih bahasa Indonesia. Sebaiknya sediakan menu berbahasa Indonesia untuk membantu user awam mengerti apa saja yang disediakan oleh web ini.
- Pada halaman home tidak terdapat menu home pada banner. Jika ini dimaksudkan sebagai penanda bahwa user sedang berada pada menu tersebut maka hal ini tidak konsisten dengan halaman-halaman yang lainnya karena pada halaman lainnya misalnya menu rooms, pada saat user berada pada halaman rooms menu rooms yang terdapat pada banner masih tetap ada. Sebaiknya pengembang Hotel Rumah Mertua ini konsisten, jika memang ingin menghilangkan menu tertentu pada saat berada di halaman tertentu, harus berlaku untuk setiap halaman sehingga user tidak merasa kebingungan.
- Pada halaman reservation versi Indonesia, saat user ingin menuju menu yang lainnya misalnya rooms maka user akan mendapatkan halaman rooms versi Inggris. Perubahan bahasa ini akan membuat user kebingungan. Jika user ingin kembali mendapatkan bahasa Indonesia user harus menuju halaman home terlebih dahulu dan mengklik bendera Indonesia yang berada pada menu tambahan di bagian bawah body. Hal ini tentu saja menyulitkan bagi user. Kondisi seperti ini juga terjadi pada halaman photo gallery.
- Pada halaman Tour Arrangements tidak tersedia menu home pada header, hal ini menyebabkan user kebingungan untuk kembali ke halaman home. Menu pada bagian bawah body untuk mengganti bahasa jika di klik memang akan menuju halaman home namun dengan bahasa yang sudah berubah. Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kekurangan tersebut adalah disediakannya menu home pada header agar user dapat kembali ke halaman home dengan bahasa yang tidak berubah.
Breadcrumb
Breadcrumb digunakan untuk menginformasikan kepada pengguna mengenai posisi mereka saat ini. Dengan menggunakan breadcrumb, pengguna juga dapat menelusuri path yang telah dilaluinya sampai berada di posisi saat ini sehingga pengguna dapat dengan mudah kembali ke halaman sebelumnya. Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan breadcrumb pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Pada web ini tidak terdapat breadcrumb, mungkin memang kurang dibutuhkan karena setiap page rata-rata hanya memiliki jarak path satu klik dari halaman home.
- Pada setiap halaman terdapat judul yang memberitahu kepada user dimana posisi mereka sekarang.
Link
Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan link pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Link-link yang terdapat pada web Hotel Rumah Mertua tidak berwarna biru dan tidak bergaris bawah. Seharusnya setiap link berwarna biru dan digarisbawahi karena telah menjadi konvensi umum bagi pengguna bahwa teks yang berwarna biru dan digarisbawahi merupakan sebuak link yang dapat diklik.
- Link-link yang sudah dikunjungi oleh user tidak berubah warna sehingga user kemungkinan akan lupa sudah mengunjungi link tersebut atau belum. Seharusnya warna link yang sudah dikunjungi berubah untuk membantu user mengingat bahwa sudah pernah mengunjungi link tersebut.
- Pada halaman map, terdapat dua buah peta yaitu peta Yogyakarta dan peta Indonesia namun yang hanya dapat diklik adalah peta Indonesia. Seharusnya jika peta Yogyakarta tidak dapat diklik maka tidak perlu ditampilkan karena user akan mengira peta Yogyakarta bisa diklik seperti peta Indonesia. Hal ini hanya akan membuang waktu user saja.
- Tidak tersedianya tombol back pada halaman map setelah ditampilkannya peta Indonesia. Hal ini akan membingungkan user jika user ingin kembali melihat peta lokasi Hotel Rumah Mertua. Seharusnya pengembang web Hotel Rumah Mertua ini menyediakan tombol back untuk memudahkan user, sehingga user tidak perlu menggunakan tombol back pada browser.
Konten tidak pernah diupdate
Pertama kali saya menganalisis web rumahmertua.com ini dilakukan pada tanggal 19 Maret 2008. Setelah saya amati, ternyata sampai sekarang konten-konten yang terkandung pada setiap halaman tidak pernah diupdate. Pengunjung/konsumen biasanya menginginkan informasi yang uptodate. Sebaiknya, konten-konten yang berada pada web Hotel Rumah Mertua ini diupdate secara periodik, misalnya ketika ada fasilitas hotel maupun menu baru dari restoran yang ditawarkan agar konsumen dapat memberikan kepercayaan terhadap perusahaan.
Tampilan website kurang konsisten
Sebaiknya setiap halaman web didesain dengan memperhatikan prinsip-prinsip kekonsistenan, mulai dari layout, menu, tombol, icon, pewarnaan, maupun jenis tulisan yang digunakan. Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan ketidakkonsistenan tampilan pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Layout web ini dikatakan tidak konsisten hal ini terlihat dari menu-menu yang terletak pada bagian bawah body hanya dimiliki oleh halaman home, facilities, tour arrangements, dan photo gallery.
- Menu-menu tambahan pada bagian bawah body untuk setiap halaman tidak sama, baik dari segi letak maupun jumlah menu seperti diperlihatkan pada gambar di bawah ini :
- Ketidakkonsistenan juga ditemukan pada bagian footer halaman home dengan rooms.
- Jenis font dan ukurannya pada setiap halaman sudah konsisten begitu pula dengan pewarnaan.
- Halaman tour arrangement versi Indonesia berbeda dengan halaman tour arrangement versi Inggris. Pada versi Inggris, jika kursor di arahkan ke gambar, akan keluar deskripsi mengenai gambar tersebut tetapi pada halaman versi Indonesia tidak ada deskripsi tersebut. Sebaiknya pengembang web Hotel Rumah Mertua ini menerapkan prinsip konsistensi tidak membedakan halaman versi Indonesia dengan versi Inggris.
Searching
Searching merupakan salah satu fitur yang harus ada pada sebuah website. Fitur searching akan memudahkan pengguna untuk menemukan informasi tertentu yang ada di web dengan mudah dan cepat. Pengguna hanya memasukkan beberapa kata sebagai kata kunci dan sistem web akan menampilkan halaman hasil yang sesuai dengan kata kunci. Penggunaan fitur ini tentu lebih menghemat waktu pengguna daripada harus browsing ke semua halaman web untuk mendapatkan informasi tertentu. Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan searching pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Pada web Hotel Rumah Mertua, tidak ada fitur searching yang ada hanya link ke situs HalloIndonesia.com yang merupakan search engine Indonesia.
- Link search engine itu pun hanya tersedia pada halaman home versi Inggris.
- Link search engine diletakan pada footer.
Perbaikan yang dapat dilakukan untuk menangani kekurangan di atas adalah :
- Seharusnya pengembang web Hotel Rumah Mertua ini menyediakan fitur searching yang mempunyai input textbox sehingga pengguna tidak perlu melakukan klik link terlebih dahulu untuk melakukan pencarian.
- Seharusnya fitur searching disediakan pada setiap halaman untuk memudahkan user menggunakan fitur ini.
- Seharusnya fitur searching diletakan pada bagian atas agar terlihat jelas oleh user.
Ukuran teks terlalu kecil
Ukuran teks sangat menentukan apakah sebuah konten dapat dibaca dengan mudah oleh pengunjung atau tidak. Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan ukuran teks yang terlalu kecil pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Pada halaman rooms web Hotel Rumah Mertua, ukuran teks yang digunakan terlalu kecil dan spasi yang digunakan pun terlalu dekat. Hal ini menyebabkan pengguna kesulitan untuk membaca kontennya. Sebenarnya, pada web ini kontennya tidak terlalu banyak sehingga seharusnya ukuran teks bisa diperbesar agar dapat terbaca dengan jelas. Seharusnya pengembang web menerapkan aturan 10 point, yang berarti ukuran terkecil dari teks adalah 10 point.
- Tujuan pengembang web Hotel Rumah Mertua menggunakan ukuran teks yang kecil mungkin agar semua konten dapat ditampilkan dalam satu halaman tanpa scrolling.
- Gambar pada halaman rooms sebenarnya masih bisa di optimalkan lagi melihat banyaknya space kosong yang ada.
Informasi yang minim
Beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan informasi minim pada web Hotel Rumah Mertua, yaitu :
- Pada halaman photo gallery, pengembang web Hotel Rumah Mertua hanya menampilkan foto-foto saja tidak memberikan informasi apapun kepada user hal ini akan membingungkan user mengenai foto yang ditampilkan tersebut karena tidak ada keterangan sama sekali. Seharusnya pengembang memberikan sedikit informasi mengenai foto yang ditampilkan, misalnya jika ada foto kamar maka jelaskan tipe kamarnya, fasilitasnya, harganya, posisinya di hotel, dsb.
- Pada halaman menu terdapat beberapa pilihan menu yang tersedia bagi user namun pengembang tidak memberikan foto untuk setiap menu pilihan tersebut. Seharusnya dicantumkan foto untuk setiap menu agar user tidak bingung memilih menu yang ada terlebih lagi jika usernya adalah wisatawan mancanegara yang mungkin belum kenal dengan masakan khas Indonesia.
Relative specification
J. Nielsen menyarankan agar ukuran teks menggunakan sebuah skema ukuran relatif (misalnya menggunakan persentase) dibandingkan memberikan ukuran tetap. Contohnya, penggunaan ukuran headline text 140% lebih baik dari penggunaan ukuran headline text 14-point type. Jika ukuran yang digunakan adalah ukuran 140%, maka headline akan tetap terlihat lebih besar dari teks yang lain seandainya pengguna memperbesar tampilan teks. Sebagian pengembang web menggunakan unit pengukuran mutlak untuk menentukan ukuran teks yang digunakan. Hal ini menyebabkan pengguna tidak mungkin mengubah ukuran teks. Ukuran teks yang tidak bisa diubah akan menyebabkan sebagian pengguna sulit untuk membaca informasi yang ada di web. Ukuran teks pada web Hotel Rumah Mertua masih menggunakan ukuran point-type yang ditulis pada file CSS.
Penyesuaian font dan pewarnaan
Prinsip utama dalam menentukan font dan warna dalam satu halaman web adalah berupaya untuk membatasi font-style dan warna yang digunakan. Font-style sebaiknya digunakan secara menyatu dan efektif serta mampu menggambarkan hirarki yang ada pada halaman web. Pembedaan font dan attribut font biasanya dapat membantu pengguna untuk membedakan tingkat kepentingan sebuah heading dan informasi. Jumlah typefaces maksimal dalam satu halaman web yang dianjurkan adalah tiga typeface. Sejalan dengan penggunaan font, penggunaan warna juga sebaiknya tidak terlalu beraneka ragam dalam satu halaman web. Jumlah jenis warna maksimal dalam satu halaman web yang dianjurkan adalah empat warna.
Penggunaan font dan warna pada web Hotel Rumah Mertua telah dapat menggambarkan hirarki yang terdapat pada halaman web. Pengembang menggunakan ukuran font dan warna yang berbeda untuk menandakan sebuah teks merupakan heading atau informasi biasa. Pada setiap halaman web, heading selalu dibuat dengan font yang berbeda dengan ukuran yang lebih besar dan warna yang berbeda(bold). Dengan adanya pembedaan ini, maka pengguna dapat dengan mudah membedakan tingkat kepentingan informasi yang disampaikan. Kondisi ini dapat dilihat pada gambar 5 dan 6 di atas.
Penggunaan white space
White space adalah bagian halaman web yang tidak memiliki teks atau ilustrasi apapun. White space sangat penting dalam perancangan halaman web karena memudahkan pengguna untuk memproses informasi dengan baik. Sebuah web yang memiliki sedikit white space akan menyulitkan pengguna untuk mengidentifikasi informasi yang penting. Sebaliknya, penggunaan white space yang terlalu banyak juga kurang bagus karena halaman web akan terkesan kosong. Pengembang web harus menyeimbangkan proporsi white space dengan konten yang ada, artinya white space jangan terlalu sedikit tetapi juga tidak terlalu banyak sehingga pengelompokan informasi dapat dilakukan dengan baik.
Pada web ini, pengembang terlalu banyak menggunakan white space pada setiap halaman. Munculnya kesan kosong pada halaman-halaman tersebut karena penggunaan font yang terlalu kecil, spasi yang terlalu dekat, serta ukuran image yang terlalu kecil. Space yang kosong ini sebaiknya digunakan pengembang web untuk menampilkan informasi lain atau memperbesar huruf maupun gambar.
Form
Beberapa kekurangan yang ditemukan dalam pengimplementasian form, yaitu : a. Cursor tidak otomatis berada pada field pertama form. b. Penggunaan listbox pada tanggal.
c. Ukuran textbox yang kurang tepat. 
d. Adanya ketidakkonsistenan warna pada textbox.
e. Terdapat tombol cancel maupun clear form. ![]()
f. Peletakan tombol send dan cancel/clear form. 
Perbaikan yang dapat dilakukan terhadap kekurangan-kekurangan tersebut, antara lain :
a. Cursor sebaiknya secara otomatis berada pada field pertama yang ada pada form. Hal ini akan membuat pengguna mendapatkan sedikit kemudahan dibandingkan harus mengklik terlebih dahulu menggunakan mouse.
b. Tanggal sebaiknya tidak menggunakan listbox karena pengguna lebih cepat menuliskan angka secara langsung daripada mengklik dan mencari angka di list.
c. Ukuran textbox pada City & Postal Code serta Country sepertinya terlalu panjang, sedangkan textbox untuk address kurang panjang. Seharusnya ukuran sebuah textbox disesuaikan dengan kebutuhan.
d. Sebaiknya pewarnaan textbox diseragamkan agar konsisten.
e. Jangan menggunakan tombol cancel/clear form karena tombol ini akan merugikan pengguna jika tiba-tiba pengguna tidak sengaja mengklik tombol tersebut, maka semua data yang telah diisinya akan hilang.
f. Kalaupun ada tombol cancel/clear form , sebaiknya tombol send dipisahkan posisinya dengan tombol cancel/clear form tujuannya agar pengguna tidak salah klik tombol.
Screen resolution
Pengembangan web Hotel Rumah Mertua cukup baik dalam memperhatikan faktor screen resolution karena pengembang menggunakan ukuran yang dinamis. Lebar halaman web didefenisikan dengan menggunakan ukuran persentase. Cara sangat lebih baik karena tidak bergantung kepada resolusi komputer pengguna. Selain itu, penyampaian informasi pada halaman web juga menjadi lebih efektif karena jika resolusi komputer pengguna tinggi, maka informasi yang akan ditampilkan juga lebih banyak. Jika komputer pengguna memiliki resolusi rendah, maka informasi pada halaman web tetap tersaji dengan baik karena tidak ada scrolling ke samping. Ini merupakan salah satu nilai plus dari web ini walaupun kekurangannya di sisi lain sangat banyak.
Text image
Pengembang web Hotel Rumah Mertua dapat dikatakan masih kurang baik dalam menyiasati text image. Pada web ini, text image digunakan untuk logo, slogan dan menu utama pada header. Sedangkan menu yang ada pada bagian bawah body dibuat dengan menggunakan teks HTML biasa ditambah dengan fungsi-fungsi yang ada di file CSS. Jadi, misalkan pengguna mematikan fungsi load image pada browsernya, pengguna tidak dapat mengakses menu-menu utama yang ada pada header.
Scrolling
Pengguna web kebanyakan malas untuk melakukan scrolling, kalaupun mereka mau melakukan scrolling maka hanya sedikit saja (satu atau dua kali scrolling). Web Hotel Rumah Mertua ini, cukup baik dalam penggunaan scrolling karena rata-rata hanya membutuhkan satu kali scrolling untuk menampilkan semua informasi yang ada pada setiap halaman.
Familiarity
Pengembang web hotel Rumah Mertua ini sudah menerapkan prinsip familiarity misalnya dalam penggunaan icon pada menu-menu tambahan yang terletak pada bagian bawah body dan juga icon yang terdapat pada halaman facilities.
Simplicity
Tampilan web Hotel Rumah Mertua sudah menerapkan prinsip simplicity artinya tampilannya sederhana sehingga mudah digunakan user.
Flexibility
Web Hotel Rumah Mertua sudah menerapkan salah satu prinsip user interface yaitu flexibility artinya user bisa menggunakan keyboard dan mouse.
Kesimpulan
Pada pengembangan web Hotel Rumah Mertua ini masih terdapat kekurangan-kekurangan yang ditemukan, antara lain : pengimplementasian link, konten yang tidak pernah diupdate, tampilan web yang kurang konsisten, fungsi search yang tidak tepat, ukuran teks yang terlalu kecil, penggunaan white space yang terlalu banyak, pengimplemetasian form yang kurang tepat, serta penggunaan text image yang kurang tepat. Kekurangan-kekurangan ini membuat web terlihat kurang profesional. Kondisi ini dapat membuat kepercayaan pengguna/pelanggan terhadap perusahaan berkurang.
Selain kekurangan-kekurangan yang telah dijelaskan, ada juga nilai positif yang ditemukan di web ini. Faktor-faktor positif tersebut antara lain : peletakan logo dan nama perusahaan yang sudah sesuai, penyesuaian font dan pewarnaan, penentuan ukuran lebar web secara dinamis sesuai resolusi komputer pengguna, penempatan menu utama pada bagian atas web, serta memperhatikan efek penggunaan scrolling.
Saran
Analisis ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi pengembang untuk mengembangkan web Hotel Rumah Mertua dengan lebih memperhatikan faktor-faktor usability. Kekurangan-kekurangan yang masih ditemui, sebaiknya segera diperbaiki agar web dapat terlihat profesional. Dengan demikian, kepercayaan pengguna/pelanggan terhadap perusahaan akan meningkat.
Selengkapnya analisis-web-rumahmertua
1 Komentar »
Tinggalkan Balasan
-
Arsip
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS






situs yg sangat kalem n simple… :p
penggunaan bahasanya kurang konsisten…
saat memilih penggunaan bahasa indonesia,,menu2 pd situs tersebut masih menggunakan bahsa inggris…